
Sebuah kemacetan lalu lintas parah telah mempengaruhi jalur Lintas Timur Sumatera, khususnya di daerah Betung. Akibatnya, bus antar kota antar provinsi (AKAP) dengan tujuan Sumatera Barat yang dioperasikan oleh PO. MIYOR telah mengubah jalurnya dengan melalui Prabumulih.
Bus MIYOR Mengalihkan Rute
Sebagai respon terhadap kemacetan lalu lintas di Betung, armada bus PO. MIYOR yang bergerak menuju Sumatera Barat telah memutuskan untuk berbelok dan menggunakan rute alternatif melalui Prabumulih. Pengemudi bus MIYOR, yang dikenal dengan nama Arjuna, Silvia Cancant, mengungkapkan hal ini.
Penyebab Kemacetan
Informasi tentang kemacetan yang terjadi di jalur padat Lintas Timur daerah Betung mulai beredar luas di media sosial sejak Sabtu siang. Penyebab utama kemacetan ini adalah adanya truk yang mengalami kerusakan, yaitu patah as, yang berdampak pada peningkatan volume lalu lintas, terlebih saat musim mudik.
Kondisi di Lokasi
Menurut keterangan Satuan Lalu Lintas Polres Banyuasin, petugas sudah berada di lokasi kemacetan di KM. 69 di sekitar Desa Mainan, Kecamatan Sembawa. Penyebab kemacetan adalah mogoknya satu unit truk akibat patah baut roda.
Penanganan Kemacetan
Petugas melakukan rekayasa lalu lintas dengan cara membuka dan menutup jalur secara bergantian. Hal ini dilakukan sambil pengemudi truk melakukan perbaikan atau berkoordinasi dengan pihak lain untuk mengevakuasi kendaraan.
Imbauan untuk Pengguna Jalan
Pengguna jalan di daerah sekitar Kecamatan Sembawa yang akan melintasi Jalintim diimbau untuk tetap tertib dan tidak menggunakan jalur berlawanan arah jika terjadi penumpukan kendaraan. Langkah ini diharapkan dapat mencegah terjadinya kepadatan lalu lintas yang semakin parah.
Bus Lainnya Mengalihkan Rute
Bukan hanya PO. MIYOR, bus lainnya menuju Sumatera Barat juga mengalihkan jalurnya melalui Prabumulih dan Lintas Tengah. Hal ini dilakukan untuk menjaga agar waktu perjalanan tidak terhambat dan dapat segera kembali ke Jakarta untuk menjemput perantau.