Berita

Peserta Mudik Gratis BSI Meningkat 122 Persen, 385 Difabel Berangkat ke Jawa dan Sumatra

Menyambut semarak libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk kembali meluncurkan program Mudik Aman Berbagi Harapan. Tahun ini, perusahaan berkomitmen memberangkatkan 2.261 pemudik dari Jakarta menuju berbagai kota di Indonesia, termasuk Sumatra, Cirebon, Majalengka, Purwokerto, Yogyakarta, Magelang, Nganjuk, Madiun, Blitar, dan Surabaya.

Peningkatan Peserta Mudik Gratis BSI

Dengan antusiasme yang meningkat, BSI telah mempersiapkan sekitar 44 armada bus serta kereta api untuk memberikan layanan kepada 385 penyandang disabilitas dan 1.876 pemudik umum. Peserta kali ini mengalami lonjakan signifikan, mencapai 122% dibandingkan tahun lalu, di mana jumlah pemudik hanya tercatat sebanyak 1.019 orang.

Komitmen Sosial BSI

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menyatakan bahwa program Mudik Aman Berbagi Harapan mencerminkan misi sosial perusahaan sebagai Sahabat Financial, Sosial, dan Spiritual. “Inisiatif ini juga merupakan bagian dari program Melayani Sepenuh Hati bersama Danantara,” ujarnya.

Tujuan Program Mudik BSI

Program Mudik Bersama BSI bertujuan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan memberikan perjalanan yang aman, nyaman, serta gratis bagi masyarakat yang ingin merayakan Hari Raya bersama keluarga di kampung halaman. Dengan adanya program ini, diharapkan para pemudik dapat merasakan pengalaman mudik yang lebih baik dan terencana.

Fasilitas untuk Penyandang Disabilitas

BSI juga menunjukkan komitmen inklusivitasnya dengan menyediakan bus yang ramah difabel. Fasilitas ini meliputi dua mobil khusus untuk pengguna kursi roda, satu bus, serta layanan kereta api yang diperuntukkan bagi penyandang disabilitas. Hal ini memastikan bahwa setiap pemudik dapat melakukan perjalanan dengan nyaman, tanpa ada hambatan.

Pelayanan Tambahan dari BSI

Selain transportasi gratis, BSI juga menawarkan berbagai fasilitas tambahan untuk peserta mudik, antara lain:

  • Paket konsumsi selama perjalanan
  • Perlengkapan perjalanan, termasuk barang-barang penting
  • Layanan kesehatan untuk pemudik
  • Pendampingan dari staf BSI selama perjalanan
  • Pengecekan kesehatan sebelum keberangkatan

Dengan ini, BSI berusaha memastikan bahwa perjalanan para pemudik berlangsung dengan aman dan lancar.

Proses Registrasi dan Keberangkatan

Sebelum keberangkatan, peserta mudik diwajibkan mengikuti proses registrasi dan pengecekan kesehatan ringan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi fisik pemudik dalam keadaan baik selama perjalanan. Selain itu, BSI bekerja sama dengan Aerotrans untuk menjamin keamanan dan kenyamanan bus yang digunakan.

Posko Mudik BSI

Menjelang libur Idul Fitri, BSI telah menyiapkan sejumlah posko mudik di berbagai lokasi strategis, seperti stasiun, terminal, dan masjid BSI di kawasan Rest Area serta pelabuhan. Tahun ini, terdapat delapan titik Posko Mudik BSI, antara lain:

  • Terminal Pulo Gebang
  • Stasiun Pasar Senen
  • Stasiun Gambir
  • Masjid BSI Bakauheni
  • Masjid BSI Rest Area Cipali
  • Masjid BSI Rest Area Cipularang
  • Pelabuhan Merak
  • Pelabuhan Ketapang

Layanan ini dapat diakses oleh para pemudik mulai tanggal 16 hingga 22 Maret 2026.

Siapan Layanan BSI untuk Nasabah

BSI juga memastikan bahwa seluruh saluran layanan siap memenuhi kebutuhan nasabah. Ini termasuk superapps BYOND, layanan telepon BSI Call 14040, lebih dari 6.000 unit ATM dan CRM, serta sekitar 126 ribu agen BSI. Untuk periode libur, BSI akan membuka 162 outlet dengan layanan operasional terbatas dari tanggal 18 hingga 24 Maret 2026.

Di samping itu, BSI telah menyiapkan uang tunai senilai Rp45 triliun di kantor cabang dan ATM untuk memenuhi kebutuhan nasabah selama periode libur lebaran. Semua langkah ini diambil untuk memastikan bahwa arus mudik berjalan dengan lancar dan aman bagi semua peserta.

Related Articles

Back to top button