Jose Quelo, Kalapas, Sinergi Publikasikan Kegiatan Religius di Lapas Palopo untuk Meningkatkan Interaksi Publik

Pemasyarakatan tidak selamanya tentang hukuman dan penyesalan. Sebaliknya, ini adalah tentang pembinaan dan perubahan. Di tengah situasi ini, Jose Quelo, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Palopo, berusaha untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan religius di Lapas Palopo. Dalam upaya untuk memberikan wawasan baru tentang dunia pemasyarakatan dan bagaimana ia beroperasi, Quelo menyerukan pentingnya peran media dalam melibatkan publik.
Peran Media dalam Pemasyarakatan
Dalam pertemuan hangat dengan jurnalis pada Senin (16/03/2026), Jose Quelo menjelaskan bagaimana pers dapat membantu dalam mewujudkan tujuan Lapas Palopo. Dengan membangun hubungan yang lebih kuat dengan media, dia percaya bahwa informasi yang lebih transparan tentang kegiatan dan perkembangan di penjara dapat disampaikan ke publik.
Quelo menyerukan kepada para jurnalis untuk terus bekerja sama dalam mengkomunikasikan kemajuan dan pembinaan yang sedang dilakukan bagi warga binaan. Dia juga menekankan pentingnya kerjasama dengan pers dalam membantu masyarakat memahami aspek positif dan upaya pembentukan karakter yang sedang dilakukan di penjara.
Pembentukan “Blok Santri”
Salah satu inisiatif yang ingin disampaikan Quelo ke publik adalah pembentukan “Blok Santri”. Ini adalah area khusus di penjara di mana narapidana yang dipilih dapat memperdalam pengetahuan agama mereka. Tujuannya adalah untuk membantu mereka membentuk akhlak yang baik dan menjadi individu yang lebih baik.
Quelo sangat berharap bahwa wartawan akan terus bersemangat dalam melaksanakan tugas mereka dan memberikan dukungan yang diperlukan untuk membantu penyebarluasan informasi tentang pembangunan dan program pembinaan ke masyarakat.
Monitoring Aktivitas Positif Selama Ramadan
Bersama dengan KA.KPLP Hartono dan Kasubsi Keamanan Rusli, Quelo juga mengajak media untuk terus memantau berbagai kegiatan positif yang dilakukan selama bulan suci Ramadan. Dia menjelaskan betapa aktifnya para warga binaan dalam melakukan kegiatan religius seperti tadarusan, salat berjamaah, dan tarawih.
Quelo percaya bahwa informasi ini layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat melalui pemberitaan yang edukatif. Ini juga bisa menjadi cara untuk menunjukkan bahwa kehidupan di penjara juga bisa penuh dengan kegiatan positif dan pembinaan karakter.
Komitmen Jangka Panjang
Quelo berharap bahwa hubungan ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi menjadi komitmen jangka panjang dalam menyediakan informasi yang transparan tentang layanan posko Ramadan dan penitipan barang bagi keluarga warga binaan di Lapas Palopo.
Sebagai penutup pertemuan tersebut, Quelo mendoakan para mitra pers agar selalu diberi kesehatan dalam menjalankan tugas peliputan selama bulan puasa hingga Idul Fitri 1447 Hijriah tiba.
- Jose Quelo, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Palopo
- Pentingnya peran media dalam pemasyarakatan
- Pembentukan “Blok Santri” untuk pembinaan warga binaan
- Monitoring aktivitas positif selama Ramadan
- Komitmen jangka panjang untuk transparansi informasi